Status Gizi yang wajib orang tua ketahui

Mengetahui status gizi merupakan sesuatu hal yang wajib diketahui oleh para orang tua. Hal itu disebabkan karena status ini akan memberitahu kondisi seseorang yang dipengaruhi oleh asupan gizi yang seimbang. Kemenkes RI sendiri menyarankan agar setiap anak mengkonsumsi makanan bergizi seimbang sejak dua tahun pertama kehidupan. Hal itu penting karena pada periode ini anak sudah memperoleh asupan gizi yang baik dan bisa mengurangi masalah kesehatan ketika dewasa seperti penyakit diabetes, stroke, hipertensi, jantung, dan juga kegemukan.

Bagaimana cara memahami status gizi pada anak?

Memang tidak semua orang paham terkait dengan status mengenai gizi anak. Padahal status ini penting untuk mengetahui kebutuhan gizi setiap anak berdasarkan usianya. Selain itu, melalui status gizi ini juga anak akan dinilai sebagai anak yang memiliki berat badan normal atau tidak. Agar bisa mendapatkan status dengan gizi normal, maka asupan gizi yang diterima anak haruslah memadai. Hal ini bukan hanya soal porsi makanan yang disajikan akan tetapi proporsi zat gizi yang terkandung pada makanan yang dikonsumsi anak-anak. Setidaknya pada gizi harus ada zat gizi makro yang terdiri atas karbohidrat, lemak, dan protein. Ketiga zat gizi ini harus diberikan secara seimbang dan jangan sampai ada salah satu zat gizi yang berlebihan sementara yang lainnya kekurangan.

Cara membiasakan anak bergizi seimbang

Untuk mendapatkan status gizi yang baik, maka anak perlu membiasakan mengkonsumsi gizi secara seimbang. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membiasakan anak adalah dengan membentuk rutinitas sehari-hari. Artinya, sebagai orang tua kita perlu memberikan contoh perilaku hidup sehat. Dalam hal ini, anda bisa membiasakan sarapan setiap hari karena sarapan bukan hanya memberikan asupan gizi yang cukup untuk proses tubuh akan tetapi juga dapat memunculkan semangat untuk menjalani hari. Jika dari kecil anak sudah dibiasakan sarapan, maka ketika besar nantinya ia tidak akan melupakan sarapan dimanapun ia berada.

Selain itu, ketika membuat makanan atau menyiapkan hidangan, anda juga bisa mengajak si kecil untuk membantu. Pada tahap ini, anda bisa memberi beberapa tugas kecil untuk anak. Jika anak sudah besar, anda bisa mengajarkan beberapa masakan sederhana dan coba biarkan anak menjadi koki seharian dan menyiapkan lauk pauk untuk makan hari itu.

Hal penting lainnya terkait status gizi agar anak tercukupi gizinya adalah dengan mengajarkan anak untuk mengenali dan memahami tubuhnya sendiri. Disini, anda hanya perlu mengajari anak apakah tubuhnya sudah merasa kenyang atau belum. Tubuh yang terlalu kenyang juga tidak berdampak baik sehingga mendampingi anak dan mengarahkan anak untuk belajar pegang kendali terhadap beberapa banyak ia akan makan sesuatu.

status gizi memiliki perang penting untuk pertumbuhan anak karena biasanya digunakan untuk mengetahui kebutuhan gizi setiap anak berdasarkan usianya.